#Majulah Dunia Perikanan dan Kelautan Indonesia# Pengetahuan yang kita miliki bukan milik dan untuk kita pribadi # Diharapkan Commentnya ya ^-^ #

Kondisi lingkungan pesisir di Propinsi Lampung yang dapat dikatakan masih sehat dan ekosistem perairannya sangat mendukung. Faktor lain yang juga tidak kalah penting adalah pakan yang merupakan unsure-unsur terpenting untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan. Ada dua jenis pakan yang biasa digunakan dan mudah didapat, yaitu pelet dan ikan rucah yang harganya murah dan juga mudah didapat.Pelet mengandung protein minimum  49%, lemak minimum 9%, serat maksimum 3%, abu maksimum 10%, dan kadar air maksimum 11%.

Setelah dibandingkan 40 hari pertama ternyata laju pertumbuhan antara ikan yang diberikan makan ikan rucah lebih baik daripada pelet, ikan rucah menghasilkan bobot 46,03 gram sedangkan pelet hanya 27,96 gram. Ternyata bila diberikan makan berupa cumi-cumi segar memberikan bobot 62,36 gram, sangat baik tapi harga cumi segar sangat mahal dan keuntungan kecil.

Besar laju pertumbuhan ikan kerapu bebek

Selama 14 bulan pemeliharaaan, pertumbuhan hingga bulanke – 7.Tapi pertumbuhan yang pesat sudah dimulai sejak bulan ke-8, maka sebaiknya pemberian pakan juga lebih di intensifkan lagi sejak bulan tersebut. Jadi pertumbuhan ikan tidak selalu sama ada masanya dimana pertumbuhannya maksimal. Awal 1.3 gram dan panjang total 4 cm akan mencapai berat antara 400-500 gram selama pembesaran 12-14 bulan

Faktor lain yang juga mempengaruhi adalah faktor keturunan dimana termasuk salah satu faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan ikan, dan faktor tersebut merupakan hal yang sulit untuk dikontrol.

Faktor internalnya yaitu :

1. Gen

Gen merupakan faktor keturunan yang diwariskan dari orang tua (induk) kepada keturunannya. Gen akan mengendaalikan pola pertumbuhan dan perkembangan hewan.

2. Hormon

Hormon merupakan senyawa organik yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan hewan adalah hormon somatotrof (hormon pertumbuhan). Bila hewan kekurangan hormone pertumbuhan, maka pertumbuhan akan terhambat sehingga badannya kerdil. Bila kelebihan hormon pertumbuhan, maka akan mengalami pertumbuhan raksasa.

Jadi agar hasil budidaya dapat baik bibit ikan yang digunakan harus berkualitas dan unggul.

Kelulushidupan ikan kerapu bebek yang dipelihara dalam KJA selama 14 bulan dalam penelitian ini adalah 49,3%. Rendahnya tingkat kelulushidupan ini dikarenakan pada saat pemeliharaan mengalami seragam penyakit, sehingga mengalami kematian. Ini juga dapat disebabkan faktor internal atau gen bawaan. Bila bibit ikan yang dugunakan unggul mungkin dapat mencegah kematian ikan budidaya lebih banyak.

Penyakit yang menyerang antara lain dari jenis crustacean (nerocila sp), cacing ( Diplectanum sp), dan protozoa ( Cryptocaryon sp) juga beberapa jenis bakteri. Penngobatan terhadap ikan yang telah terjangkit juga telah dilakukan, namun belum begitu berhasil.

Dari hasil penelitian rata-rata menunjukkan untuk menambahkan 1 gram bobot ikan dibutuhkan 11.1 gram pakan, namun masih tetap dipengaruhi  jenis pakan, spesies, ukuran ikan, dan suhu perairan. Jadi bila spesiesnya beda pekannya juga jelas berbeda, dan tentu bila ukurannya semakin besar pakannya juga semakin banyak, karena nutrisi yang dibutuhkan semakin banyak.

Referensi

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 52 other followers

%d bloggers like this: