#Majulah Dunia Perikanan dan Kelautan Indonesia# Pengetahuan yang kita miliki bukan milik dan untuk kita pribadi # Diharapkan Commentnya ya ^-^ #

Seperti yang kita tahu sampah itu adalah sesuatu yang sudah tidak berguna lagi maka sudah selayaknya dibuang. Dan membuang sampah ini pasti dilakukan oleh semua golongan manusia tanpa kecuali bahkan semua mahluk hidup. Sampah organik pastinya walaupun dibuang kemanapun pasti akan cepat membusuk dan tidak berdampak buruk bagi lingkungan (kelihatannya tidak ada masalah kan). Lalu sampah non organik sampah ini dianggap tidak baik dibuang sembarangan karena butuh waktu lebih dari puluhan tahun agar bisa hancur (dianggap sebagai masalah).

Sampah organik mungkin tidak dianggap masalah karena tidak berbahaya bagi lingkungan. Mari kita lihat contoh disekitar kita yaitu tumbuhan. Tumbuhan ini di alam tumbuh menjatuhkan ranting dan buah juga menggurkan dedaunan. Buah yang jatuh ke tanah dapat tumbuh menjadi bibit baru dan pertumbuhannya dibantu melaluui nutrisi tambahan dari pembusukan ranting dan dedaunan.

Tapi akan beda lagi bila pohon itu berada di pekarangan rumah dan di tengah kota. Karena manusia memiliki pengelihatan dan didorong rasa estetika pasti akan melihat itu hal yang tidak baik. Maka setiap hari ada anggota keluarga yang membersihkan halaman rumah dan petugas kebersihan yang membersihkan jalan-jalan di tengah kota. Mereka membersihkannya bukan hanya karena itu dianggap tidak indah dipandang matanya tapi juga ada rasa memiliki karena itu halamannya dan kotanya. Karena mereka memiliki rasa memiliki maka mereka ingin orang lain melihat miliknya itu bersih dan indah.

Tapi tidak berhenti sampai itu saja.

Bila dilihat dengan mata ternyata masalahnya adalah karena tidak bersih dan indah. Tapi coba lihat dengan semua indera yang kita punya ternyata masalahnya lebih besar dari yang kita duga. Dan lagi-lagi itu dimulai dari manusia yaitu ada yang menganggap remeh sampah organik dan membuangnya di tempat yang sering tidak terlihat.  Tempat-tempat itu seperti selokan, hutan, rerumputan tinggi, sungai, danau, belakang rumah, tanah kosong (tidak terpakai), laut, dll. Bila kita melihat hal itu sudah jelas akan lebih dari masalah estetika yang kita lihat tetapi juga  kesehatan. Ternyata hal yang dianggap kelebihan akan menjadi masalah besar karena sampah itu akan mudah busuk dan mencemari lingkungannya, apalagi bila jumlahnya yang terus bertumpuk.

Tapi kamu tidak perlu takut akan berdampak buruk dengan alam atau lingkungan karena matamu melihat terlalu jauh, coba lihat diri sendiri dulu. Alam itu sangat kuat lebih dari yang kita pikirkan, walaupun akan tetap hancur secara perlahan-lahan bila hal buruk itu tetap dilanjutkan. Walau hancur sekalipun alam mungkin akan bisa bangkit dari kematiannya dan pulih kembali. Jadi tidak perlu pura-pura peduli bila memang tidak peduli, karena semua itu akan terlihat tidak berguna.

Kembali mari kita lihat dampak sampah organik bagi diri kita sendiri bila kita membuangnya di sekitar kita.

Bersambung…..  tertunda akibat ada urusan sebentar

Comments on: "Buang Sampah Sembarangan Kebiasaan ??" (1)

  1. […] sampah itu adalah sesuatu yang sudah tidak berguna lagi maka sudah selayaknya dibuang. Dan membuang sampah ini pasti dilakukan oleh semua golongan manusia tanpa kecuali bahkan semua mahluk hidup. Sampah […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: