#Majulah Dunia Perikanan dan Kelautan Indonesia# Pengetahuan yang kita miliki bukan milik dan untuk kita pribadi # Diharapkan Commentnya ya ^-^ #


Analisis SWOT untuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)

Kekuatan :
– Satpol pp bertugas dalam menegakkan ketentuan yang dikeluarkan pemerintah daerah seperti Peraturan Daerah (Perda).
– Dapat menggunakan senjata dan alat perlindungan dalam menjalankan tugas
– Bertanggung jawab kepada Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Wailikota)

Kelemahan :
– Banyak petugas Satpol PP banyak tidak memahami fungsinya
– Pemahaman mengenai tugas dan fungsi pokok Satpol PP hanya diketahui kalangan pimpinan semata
– Kebanyakan, calon petugas Satpol PP hanya direkrut berdasarkan postur dan kemampuan yang bersifat fisik semata

Kesempatan :
– Wewenang diberikan langsung oleh pemda dalam melakukan penertiban atau penggusuran
– Tidak adanya lembaga pengawas yang dapat melakukan penindakan terhadap pelanggaran satpol pp

Tantangan :
– Apa satpol pp dapat melaksanakan tugasnya bila tidak dapat memahami fungsinya ?
– Apakah satpol pp dapat bertindak semaunya dalam melakukan penertiban ?
– Saat terjadi penyalahgunaan wewenang oleh satpol pp , Apa satpol pp dapat melakukan pembenahan diri dan peningkatan kualitas dengan sendirinya ?

Analisis SWOT untuk masyarakat Koja, Tanjung Periok

Kekuatan :
– Masyarakat yang jumlahnya besar dan telah memiliki rasa kebersamaan dan kepedulian pada lingkungannya.
– Memiliki keyakinan yang kuat atau ideologi yang kuat
– Mayoritas masyarakatnya beragama Islam sehingga memiliki rasa saling memiliki dan melindungi yang tinggi

Kelemahan :
– Mudah terhasut atau terpancing emosinya bila sudah menyangkut kepercayaan atau ideologi

Kesempatan :
– Kepercayaan masyarakat akan aparat pemerintah kurang
– Masih banyak masyarakat yang belum mendapat pendidikan yang cukup
– Kebanyakan hidup dalam ekonomi menengah kebawah

Tantangan :
– Apabila ancaman sudah menyangkut kepercayaan, apakah masyarakat akan diam saja ?
– Dapatkah masyarakat mengkontrol emosinya agar tidak bertindak anarkis ?
– Hubungan masyarakat dengan aparat pemerintah dapatkah diperbaiki atau dipulihkan bila sudah terjadi perselisihan ?

Tragedi bentrokan di Koja, Tanjung priok ini di awali oleh kedatangan petugas satpol pp untuk menertibkan areal makam Mbah Priok. Kedatangan petugas satpol pp ini membuat warga tersulut amarahnya karena dianggap akan menggusur makan Mbah Priok. Dan saat mau dilakukan perundingan kembali dari pihak satpol pp menolak sehingga membuat masyarakat semakin marah dan semakin berbuat anarkis. Ditambah lagi petugas satpol pp membalas dengan tindakan kekerasan, konflikpun semakin tidak terkendali.
Dari kejadian itu sudah telihat dimana petugas satpol pp sudah menyalahgunakan wewenangnya yang malah mengambil jalan kekerasan dan bukan perundingan. Terlihat petugas satpol pp kurang memahami fungsinya yaitu memelihara, menyelenggarakan ketenteraman dan ketertiban umum. Bukan hanya sekedar menjalankan perintah dari atasan dengan semaunya. Cacat dari dalam diri satpol pp ini harus segera di perbaiki dan dikembalikan ke fungsi semula yakni menjaga instansi milik pemerintah.
Masyarakat setempat juga seharusnya jangan mudah terhasut dan terpancing emosinya. Bahkan sampai melakukan kekerasan dan pengerusakan. Hal itu dapat disebabkan banyaknya yang masih kurang pendidikan dan kehidupannya menengah ke bawah. Sehingga mudah terbawa emosi daripada memakai pikiran yang jernih. Memang segala hal yang sudah menyangkut ideologi atau kepercayaan pasti akan di perjuangkan mati matian. Tapi seharusnya kedua pihak tetap mengutamakan perundingan daripada tindak kekerasan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: