#Majulah Dunia Perikanan dan Kelautan Indonesia# Pengetahuan yang kita miliki bukan milik dan untuk kita pribadi # Diharapkan Commentnya ya ^-^ #

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim nasional Indonesia ternyata pernah ikut serta dalam pertandingan sepak bola akbar Piala Dunia 1938 di Velodrome Municiple Reims, Prancis. Kejayaan itu pernah terjadi saat indonesia masih dijajah Belanda. Meski dalam masa penjajahan, keberhasilan itu mengharumkan tanah air yang masih bernama Hindia Belanda.

Saat itu, kesebelasan Hindia Belanda dipimpin Kapten Ahmad Nawi dan penjaga gawang Tan Mo Heng. Hindia Belanda melawan kesebelasan Norwegia. Meski pemain Hindia Belanda bertubuh kecil, mereka tak gentar berhadapan dengan Hungaria. Tim Hindia Belanda bermain sportif. Tak satupun perkelahian dalam 90 menit pertandingan.

Ada pendapat bahwa lolosnya timnas indonesia tersebut dikarenakan faktor keberuntungan, panasnya keadaan di Eropa dan sulitnya transportasi ke Prancis secara tak langsung membuat Jepang menolak hadir dan memberikan kesempatan bagi Hindia Belanda untuk tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. Lalu Amerika Serikat yang jadi lawan berikutnya menyerah tanpa bertanding.
Jadilah anak-anak Melayu ini melenggang ke Prancis. Pengiriman kesebelasan Hindia Belandapun mengalami berbagai hambatan. karna NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) atau organisasi sepak bola Belanda di Jakarta bersitegang dengan PSSI yang telah berdiri April 1930. PSSI yang diketuai Soeratin Sosrosoegondo, insinyur lulusan Jerman yang lama tinggal di Eropa, ingin pemain mereka yang dikirimkan.

Namun, akhirnya kesebelasan dikirimkan tanpa mengikutsertakan pemain PSSI dan menggunakan bendera NIVU yang diakui FIFA.
Di kompetisi, pada babak penyisihan, Hindia Belanda langsung menghadapi tim tangguh, Hungaria, yang kemudian meraih posisi runner-up.
Tak banyak informasi yang didapatkan mengenai pertandingan di Stadion Velodrome Municipale, Reims, 5 Juni 1938, tersebut. Pada pertandingan yang disaksikan 9.000 penonton itu, Hindia Belanda tak mampu berbuat banyak dan terpaksa pulang lebih cepat setelah digilas 6-0.
Meski belum menggunakan bendera Merah-Putih, inilah satu-satunya penampilan tim Indonesia di Piala Dunia.(http://www.bwoxz.co.cc)

Sayangnya, keikutsertaan tim nasional itu tak berlanjut meskipun Indonesia telah merdeka dari penjajah. Prestasi sepak bola di tanah air merosot. Jangankan Piala Dunia, Indonesia bahkan tak bisa lolos dari pertandingan prapiala dunia. Kapankah 11 orang Indonesia dapat kembali berlaga mengharumkan nama bangsa di Piala Dunia?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: