#Majulah Dunia Perikanan dan Kelautan Indonesia# Pengetahuan yang kita miliki bukan milik dan untuk kita pribadi # Diharapkan Commentnya ya ^-^ #

Ibuku buta sebelah matanya, aku sangat malu dan sangat membencinya. Dia memasak dikantin sekolah untuk murid-murid dan guru-guru guna mencukupi kebutuhan dirinya dan diriku. Suatu hari saat aku masuk sekolah dia mendatangiku dan mengucap salam kepadaku. Aku begitu malu didepan teman-temanku, bagaimana dia bisa melakukan itu kepadaku dihadapan teman-temanku. Lalu aku abaikan dia dan melemparkan pandangan benci kepadanya sambil berlari.

Besoknya salah seorang temanku mengejekku dengan berkata “heh ibumu hanya punya sebelah mata” Saat itu ingin mati aku rasanya, dan ingin ibuku itu hilang dan pergi dari kehidupanku. Lalu aku bertengkar dengan ibuku seraya mengatakan: “kalau ibu hanya menjadi bahan tertawaan teman-temanku mengapa ibu tak mati saja” Ibuku hanya diam dan tak menjawab makian yang aku tujukan kepadanya.Aku sama sekali tak memikirkan apa yang aku katakan kepadanya, karena saat itu aku sangat marah kepadanya karena memendam rasa malu. Dan aku juga tidak memperdulikan perasaannya terhadap makianku itu

Rasanya aku ingin keluar dari rumah ibuku. Jadi aku belajar dengan rajin agar aku dapat beasiswa keluar negeri dan meninggalkan ibuku yang buta itu.

Setelah lama berselang aku menikah, kubeli rumah dan aku hidup bahagia dengan mempunyai dua anak. Suatu waktu ibuku mengunjungiku, karena sudah bertahun-tahun dia tidak menemuiku dan tidak pernah bertemu dengan cucunya. Ketika dia memberi salam dan istriku membukakan pintu lalu anak-anakku menertawakannya kemudian takut karena melihat wajahnya yang hanya dengan satu mata. Lalu aku menemuinya diluar dan berteriak kepadanya: “betapa beraninya kamu kerumahku dan menakut-nakuti anak-anakku, pergi dari sini sekarang juga” Ibuku hanya menjawab: “ Maaf saya salah alamat dan kemudian dia pun pergi”

Suatu waktu ada undangan reuni sekolah dikirimkan kerumahku. Jadi aku berbohong kepada istriku dan aku bilang ada dinas keluar kota kepadanya. Usai reuni aku mampir kekampungku hanya untuk sekedar rasa ingin tahu. Kemudian salah seorang tetanggaku mengatakan kepadaku bahwa ibuku telah meninggal dunia

Aku tak terharu ataupun meneteskan airmata. Lalu tetanggaku itu menyerahkan sepucuk surat dari ibuku untukku. Lalu aku pun membuka dan membacanya:

 

Anakku tersayang, aku memikirkanmu setiap saat.

Maafkan aku telah datang kerumahmu dan menakut-nakuti anak-anakmu.

Aku kerumahmu karena kangen dan ingin melihat cucuku.

Walaupun kamu mengusirku tapi aku senang dapat melihatmu dan anak-anakmu.

Dan aku sangat bergembira setelah aku dengar engkau mau datang reuni.

Tapi sayangnya aku tidak bisa bangkit dari tempat tidurku untuk melihatmu.

Anakku, maafkan aku yang telah membuatmu malu sewaktu kita masih bersama.

Ketahuilah anakku, sewaktu kau masih kecil kau mengalami kecelakaan yang membuatmu kehilangan sebelah matamu.

Sebagai seorang ibu aku tidak bisa mendiamkan kamu tumbuh hidup hanya dengan satu mata saja.

Jadi aku donorkan mataku yang sebelah untukmu.

Aku sangat bangga pada anakku yang telah memperlihatkanku dunia baru untukku ditempatku dengan mata itu.

Bersama dengan cintaku.

IBUMU…

 

sumber : note Ahmadi

Comments on: "Ibuku Buta sebelah Matanya O_-" (26)

  1. Darkmoon said:

    Walau udah pernah baca, tapi thak’s udah mau share. Ceritanya bagus dan mendidik. Semoga makin banyak orang yang membaca dan memetik hikmahnya. GBU..

  2. Ahmad 'Arif Hadyan said:

    sungguh durhakanya anak tersebut,,biar bagaimanapun beliau tetap orang tuanya,,kasih ibu memang sepanjang masa, kasi anak hanya sepanjang jalan,,hehehehe

  3. haru,

    bangus !!!
    two thumbs up😀

  4. bagussssssss😥

  5. masih ada aja ya anak s/ti itu di dunia ini,,

    nice share bro🙂

  6. tresna ayu said:

    untung ga dikutuk ma ibunya… bertaobatlah..

  7. santi si Borneng said:

    aku nangisssss…..😥
    moga aja cuma tu terakhir orang yg durhaka ma ortu na…

  8. Ridho Rachman said:

    bagus kali ini cerita ber..
    terharu aku jadinya..
    aku jadi kangen sama mamak ku..😥

  9. terima kasih telah berbagi, cerita yang sangat bangus!
    semoga kelak bisa menjadi penulis di samping berbegi cerita
    salam hangat

  10. terharu sekali aku membacanya…
    sukses ya buat yg buat ceritanya….
    lain kali buatt cerita yg lebih bagus..:)

  11. subhanaAllah . . . .
    terharu skali ada seorng ibu yg bgitu mulyanya .

    plajaran pntg bwt qt smw tu . .

  12. tina adel said:

    makasih ka, udah mau berbagi cerita.
    sumpah keren banget ceritanya, bikin terharu🙂

  13. ibuuuuuuuuuuuuu

    aku sayang kamu

  14. wah ceritanya membuatku meneteskan air mata, ku jd inget ibuku yang di kampung…

  15. Ya ampun ini cerita sungguh buat hatiku tersentuh banget😦

  16. sedih bgd ceritanya😦

  17. mega sultan said:

    Udah pernah baca ..
    Terharu banget + keren ceritanya

  18. setan gahull said:

    betapa bahagianya, bahwa aku sampai sekarang masih mempunyai ibu !!

  19. selly jhoenk bieberr said:

    bettappa mallang’nyaa ibuu ithuu ::

  20. kaya udah pernah baca, tapi bagus banget.

  21. ukhtina said:

    masyaAllah
    bgitu menyesalnya apa yang slama hdup dya, durhaka kpada ibunya

  22. Ceritanya bagus, apakah ini hanya sebuah cerita atau fakta. Begitu agungnya sifat seorang ibu, maafkan aku ibu yang telah banyak menyakitinya.

  23. Bagus banget ceritanya
    aku sampe nangis,terharu..

  24. moga banyak anak sdar

  25. nuri novita sari said:

    tak sangup aq tuk menahan air mata ku setelah aq menbaca nya

    hanya satu yg aq ingin bilang AQ SANGAT SAYANG AM IBU KU DAN KELUARGA KU

    I LOVE YOU 4EVER MAM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: