#Majulah Dunia Perikanan dan Kelautan Indonesia# Pengetahuan yang kita miliki bukan milik dan untuk kita pribadi # Diharapkan Commentnya ya ^-^ #

 

Tanggal 22 April 2011 Jam 5.50 aku terbangun dan aku bermimpi

Seingatku mimpiku seperti ini :

 

Dalam mimpiku dunia sudah sangat kacau, terjadi pertempuran di mana-mana.

Aku juga memiliki musuh bebuyutan yang selalu mengincarku ke mana mana (samar-samar seingatku dia mengaku sebagai saudaraku). Musuhku ini seorang  pembunuh yang memiliki senjata seperti koboi, sistem peluru putar dan sekali tarik pelatuk.

 

 Aku juga punya sejata yang sama hanya bewarna silver dan memiliki 5 peluru perak cadangan yang ditempelkan di sisi kanan tembakku. Tapi anehnya di senjataku di sebelah kanan juga tertempel geranat model  lama, geranat masa perang dunia dulu berbentuk seperti tongkat pendek. Dan aku juga disana juga dikenal sebagai petarung yang cukup dikenal.

 

 

Saat mimpiku pertama kali di mulai di sebuah ruangan gelapberdinding kayu tua berdebu,  hanya diterangi lampu bulat model lama yang bewarna kuning dan lantainya beralaskan tanah.  Aku bersama seorang wanita yang tergolong putus asa yang sedang bersedih. Pada masa ini juga seingatku tidak ada kelahiran anak lagi dan wanita ini sangat mengharapkannya, tapi tiada rahim yang dapat melahirkan anak (tapi aku tidak tahu mengapa ini terjadi). Wanita ini meminta aku untuk seperti memberi mukzijat agar dia bisa melahirkan anak. Dalam mimpiku tiba-tiba aku dapat ilham/ ingatan bahwa aku memiliki kemampuan mengubah air menjadi seorang bayi tapi harus dalam suatu wadah atau kantung. Dan aku berpikir untuk melakukannya tapi aku tidak tahu harus memakai air apa dan kantung apa?.

   

Tidak tahu gimana awalnya musuh bebuyutanku tiba-tiba sudah datang dan aku melihat kesekitarku mencari wanita itu tapi wanita itu sudah tidak ada (seingatku sudah bersembunyi). Di sini seingatku aku tidak menembakkan peluru satupun, aku langsung dilumpuhkan oleh musuhku. Aku merasakan tembakan ke punggungku sekitar dua kali tembakan, aku merasa tulang punggungku terkena peluru itu. Saat peluru itu masuk ke dalam tubuhku terasa pertama menyentuh kulitku adalah getaran disertai panas dan nyeri menusuk. Setelah kena tembakan aku jatuh tengkurap, kepalaku jatuh menyentuh tanah yang berdebu. Dari bawah aku melihat musuhku ini berjalan mendekatiku dan kemudian menginjak punggungku dengan kaki kanannya. Dia telah mengambil senjataku yang silver dan dengan 2 senjata dia menembaki aku lagi tepat di punggung lagi lebih dari 10 peluru (padahal aku terlihat sudah tidak berdaya dan sudah mau mati. Punggungku terasa sudah sangat hancur mungkin tulang punggungku sudah putus dan darah sudah keluar dari mulutku (tapi anehnya aku yakin masih dapat bertahan sesaat lagi) Setelah itu musuhku memasukkan peluru cadangan sekitar 3 ke samping senjata api silver itu kemudia tertawa dan pergi.

 

Saat musuhku sudah pergi aku melihat wanita itu keluar dari kegelapan di sudut ruangan membawa seorang anak perempuan bersamanya yang terlihat sangat lugu. Tiba-tiba saja aku berpikir bahwa aku bisa membantu untuk melahirkan bayi melalui anak wanita itu. Aku dengan nafas setengah-setengah dan tengkurap berusaha mendekati wanita itu tapi berbicarapun aku sudah tak bisa lagi (dari mulutku sudah penuh darah dan aku tidak bisa lagi merasakan kakiku). Entah bagaimana aku mengatakan yang aku pikirkan tadi pada wanita itu, seperti melalui tatapan mata dan telepati. Awalnya ada keraguan aku lihat di wajah wanita itu tapi dengan tatapan mataku aku seolah mengatakan “dekatkanlah dia padaku waktuku sudah singkat sebentar lagi aku akan pergi”. Kemudian wanita itupun membawa anaknya mendekatiku, tidak tahu dapat pemikiran dari mana lalu aku memasukkan cairan dari mulutku yang penuh darah ke mulut anak itu sampai perutnya dipenuhi oleh cairan itu. Setelah itu aku melihat langit mulai terbuka cerah dan cahayanya  mulai turun kepadaku (aku saat itu merasa waktuku sudah mulai habis).

 

Kemudian aku langsung menjamah perut anak itu (anehnya di sini anak itu sudah dewasa), aku merasakan goncangan kuat dalam tubuhku seakan aku punya kuasa untuk itu dan aku dapat melihat dalam perut anak itu air bercampur darah dalam perut anak itu mulai berubah jadi bayi. Dan kemudian anak itupun langsung lahir, bayi itu terlihat putih kemareh-merahan dan berlendir (saat itu suasana sudah dipenuhi dengan cahaya).

Lalu aku pun meninggal dengan perasaan damai (sekilas aku ingat aku terangkat ke langit menuju pintu langit itu).

 

Dan kemudian aku terbangun.

 

Beberapa dari bagian mimpi ini sudah pernah aku mimpikan 2 kali jadi di sini yang ketiga kalinya (Tulisan merah). Dan aku juga sudah pernah mengalami mimpi yang sampai terulang sampai 3 kali dan didunia nyata ternyata kejadian yang intinya sama walau tidak persis. Semoga ini tidak terjadilah hahaha.

Comments on: "Mimpiku tentang kelahiran dan pengorbanan, tapi cuma mimpi :D" (1)

  1. Marsellinus Wahyu Wijayanto said:

    semoga aja ber…ampe lemes gitu pas bangun.hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: