#Majulah Dunia Perikanan dan Kelautan Indonesia# Pengetahuan yang kita miliki bukan milik dan untuk kita pribadi # Diharapkan Commentnya ya ^-^ #

aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan PENDERITAANKU..
TuHAN menjawab, TIDAK.itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau MENGALAHKANNYA..

aku meminta kepada Tuhan untuk’menyembuhkan KECACATANKU. .
Tuhan menjawab, TIDAK. Jiwa adalah SEMPURNA, badan hanyalah SEMENTARA..

aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku KESABARAN..
Tuhan menjawab, TIDAK. Kesabaran adalah HASIL DARI KESULITAN, itu tidak dihadiahkan, itu harus dipelajari.,

aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku KEBAHAGIAAN.,
Tuhan menjawab, TIDAK. Aku memberimu BERKAT. Kebahagiaan adalah tergantung kepadamu..

aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan segala derita..
Tuhan menjawab, TIDAK. Derita menjauhkanmu dari perhatian duniawi dan membawamu mendekat pada-Ku..

aku meminta kepada Tuhan untuk MENUMBUHKAN ROHKU..
Tuhan menjawab , TIDAK. Kau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi Aku akan memangkas untuk membuatmu berbuah..

aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku dapat MENIKMATI HIDUP..
Tuhan menjawab, TIDAK. Aku akan MEMBERIMU HIDUP, sehingga kau dapat menikmati segala hal..

aku meminta kepada Tuhan agar seluruh dunia memperhatikanku..
Tuhan menjawab, TIDAK.. aku sudah jauh lebih memperhatikanmu dibandingkan seluruh isi dunia,,

aku meminta kepada Tuhan membantuku mengasihi orang lain seperti Ia mengasihiku.,
Tuhan menjawab, “Aaahhhh, akhirnya kau mengerti.”

Hari ini adalah milikmu, JANGAN SIA-SIAKAN.

Bagi dunia kamu mungkin hanyalah seseorang, tetapi bagi seseorang kamu mungkin adalah dunianya :))

Be blessed,,

sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150198208418711

Comments on: "Aku meminta kepada Tuhan dan Tuhan menjawab ?? (renungan)" (1)

  1. umi astuti said:

    malam ini badan, fikiran rasanya lelah. terutama mata ini, tapi mata ini bersama rasa ingin tahu dan ditemani teh manis hangat dalam mug menyusuri kata dalam stiap kalimat dengan nyaman. sejuknya hikmah kalimat demi kalimat menyiram kelelahan dengan rasa syukur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: