#Majulah Dunia Perikanan dan Kelautan Indonesia# Pengetahuan yang kita miliki bukan milik dan untuk kita pribadi # Diharapkan Commentnya ya ^-^ #

Posts tagged ‘Tugas’

Indikator Pertumbuhan / Growth dan Pembangunan / Development Ekonomi Indonesia

GROWTH VERSUS DEVELOPMENT

 

Pertumbuhan

 

Pengertian pertumbuhan ekonomi harus dibedakan dengan pembangunan ekonomi, pertumbuhan ekonomi hanyalah merupakan salah satu aspek saja dari pembangunan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi peningkatan GNP riil negara tersebut. Adanya pertumbuhan ekonomi meruapakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.

 

Pertumbuhan ekonomi merupakan faktor penting dalam mengurangi kemiskinan dan menghasilkan sumber daya yang diperlukan bagi pembangunan manusia dan perlindungan lingkungan.  Namun, pertumbuhan ekonomi saja tidak (more…)

Sejarah Singkat Kebijakan Perikanan Indonesia dari Masa ke Masa

Kebijakan pertama yang menyangkut perikanan yang sempat diterapkan di Indonesia yaitu pembagian wilayah perairan Indonesia yang berdasarkan  TZMKO dan berlansung sampai tahun 1957. Dimana dalam kebijakan TZMKO tersebut dinyatakan lebar laut Indonesia adalah 3 mil diukur dari garis pantai pulau Indonesia. Namun demi kepentingan nasional Indonesia maka produk kebijakan dan hukum peninggalan Belanda ini pun diganti. Karena jika hal itu diberlakukan maka akan terjadi perpecahan atau krisis kedaulatan dikarenakan banyaknya pulau di Indonesia dengan jarak antar garis pantai beragam dan menjadi pusat jalur perdagangan dunia. Maka dalam Deklarasi Djuanda yang berintikan apa yang disebut dengan Konsepsi Nusantara, dan kemudian melahirkan UU No.4 prp Tahun 1960 tentang Perairan Indonesia.

 

 

Sejak “Deklarasi Djuanda” atau Pengumuman Pemerintah mengenai Konsepsi Nusantara itu, maka ; (more…)

Analisis Kebijakan untuk Peningkatan Swasembada Garam Nasional

Analisis DPSR Kebijakan Perikanan

Driving Force (D):

  • Produksi nasional dianggap tidak mencukupi kebutuhan dalam negeri, khususnya kebutuhan garam industri. Seperti akhir Desember 2011 stok garam konsumsi tinggal 306.000 ton, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai musim panen garam tiba karena konsumsi garam tiap bulan rata-rata sekitar 120.000 ton.
  • Perusahaan lebih memilih garam impor daripada garam lokal karena harga garam impor jauh lebih murah meskipun kualitasnya masih di bawah garam lokal.
  • Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) selama Januari-November 2010, Indonesia mengimpor sebanyak 1,8 juta ton garam. Dari jumlah tersebut, impor garam untuk konsumsi 394.210 juta ton. (more…)

Produktivitas Primer Kotor, Produktivitas Primer Bersih, dan Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas

Tugas Produktifitas Perairan

Produksi bagi ekosistem merupakan proses pemasukan dan penyimpanan energy dalam ekosistem perairan. Pemasukan energi dalam ekosistem yang dimaksud adalah pemindahan energi cahaya menjadi energi kimia oleh produsen.

 

Produktivitas  adalah Laju produksi suatu makhluk hidup dalam ekosistem perairan. (more…)

Identifikasi Jenis-jenis Eksternalitas Perikanan Umum dan Perikanan Tangkap

Ekonomi Sumberdaya Perikanan

(Identifikasi Jenis-jenis Eksternalitas perikanan umum dan perikanan tangkap)

NAMA       : Poberson Naibaho

NPM        : 230110090074

Kelas       : Perikanan B

 


UNIVERSITAS PADJADJARAN

JATINANGOR

2011/2012

(more…)

Tugas 1 KUIS BIOTEKNOLOGI PERIKANAN B 2011

Nama : Poberson Naibaho
NPM : 230110090074
Kelas : Perikanan B

FPIK UNPAD

KUIS
BIOTEKNOLOGI PERIKANAN
KELAS B

1. Jelaskan pengertian bioteknologi perikanan
2. Sebutkan dan jelaskan alasan penggunaan mikroba sebagai agen bioteknologi
3. Sebutkan salah satu produk perikanan yang memanfaatkan mikroba sebagai agen bioteknologi. Jelaskan peranan mikroba dalam proses produksinya

 

JAWABAN
1. Bioteknologi perikanan adalah penggunaan ilmu biokimia, mikrobiologi dan rekayasa secara terintegrasi untuk mencapai kemampuan aplikasi teknologi (industri) mikroorganisme, sel jaringan dan bagian-bagiannya yang diaplikasikan dalam memproduksi barang dan jasa industri perikanan.

2. Alasan menggunakan mikroba sebagai agen bioteknologi adalah karena mikroba dapat melakukan banyak hal yang tidak dapat dilakukan oleh manusia. Seperti sifat dasarnya mudah di modifikasi sesuai yg kita inginkan dan dibutuhkan, mikroba memiliki struktur sel yang dapat berubah – ubah atau mutasi seiring dengan perubahan lingkungannya. Pertambahan jumlah dan pertumbuhan mikroba juga sangat cepat sehingga daya kerjanya juga cepat pada media yang kita inginkan.

3. Peranan mikroba dalam pembuatan tempe
Pada dasarnya pembuatan tempe adalah proses penanaman mikroba jenis jamur Rhizopus sp pada media kedelai, sehingga terjadi proses farmentasi kedelai oleh ragi tersebeut. Hasil farmentasi menyebabkan tekstur kedelai menjadi lebih lunak, terurainya protein yang terkandung dalam kedelai menjadi lebih sederhana.

Formalin Pada Ikan (Ikan berformalin dan tidak berformalin) Ciri – Ciri Ikan Berformalin

Pengertian formalin

Formalin atau formaldehida adalah bahan kimia yang
digunakan sebagai pengawet. Sebenarnya fungsi formalin adalah sebagai
desinfektan namun oleh sebagian orang disalah gunakan untuk mengawetkan ikan
untuk mencegah kerugian. Formalin dapat berguna sebagai desinfektan karena
membunuh sebagian besar bakteri dan jamur (termasuk spora mereka). (more…)

%d bloggers like this: